Mengawal Langkah Pertama Calon Jamaah di Kantor Imigrasi





Mengawal Langkah Pertama Calon Jamaah di Kantor Imigrasi

Pagi itu, udara di Cianjur terasa sejuk, namun semangat yang membara terasa di dalam Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI. Di sana, berkumpul para calon jamaah haji Kabupaten Cianjur yang akan memulai tahapan penting dalam perjalanan suci mereka: pembuatan paspor. Sebagai penyuluh, tugas saya hari ini adalah mendampingi mereka, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

Kerumunan terlihat jelas sejak pintu masuk. Saya melihat wajah-wajah yang penuh harapan, sebagian di antaranya adalah lansia yang didampingi keluarga.  Saya mulai menyapa satu per satu, memastikan mereka membawa semua dokumen yang diperlukan. Ada yang lupa fotokopi, ada yang bingung mengisi formulir, dan di sinilah peran saya menjadi jembatan. Saya membantu menjelaskan, menenangkan, dan memastikan setiap proses berjalan lancar.

Proses di dalam kantor imigrasi berjalan dengan sistematis. Mulai dari pengambilan nomor antrean, verifikasi dokumen, hingga pengambilan sidik jari dan foto. Saya melihat ekspresi cemas dan tegang di beberapa wajah, terutama saat mereka harus berhadapan dengan petugas. Saya berbisik pelan, "Tenang Bapak, Ibu. Ini bagian dari ikhtiar kita. Niatkan semua untuk ibadah, insya Allah dimudahkan." Kata-kata sederhana itu rupanya mampu menenangkan hati mereka.

Yang paling menyentuh adalah ketika saya mendampingi sepasang suami istri yang sudah lama menabung untuk ibadah haji ini. Mata mereka berkaca-kaca saat paspor mereka selesai difoto. Mereka berkata, "Alhamdulillah, akhirnya. Ini terasa seperti mimpi." Momen itu mengingatkan saya bahwa tugas ini bukan hanya tentang administrasi, tetapi tentang mengawal mimpi dan harapan yang telah dipendam bertahun-tahun.

Seiring berjalannya waktu, satu per satu paspor calon jamaah selesai diproses. Wajah-wajah yang tadinya tegang kini berubah menjadi senyum lega.  Di tengah keramaian itu, saya merasa bangga bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan besar mereka. Tugas saya sebagai penyuluh bukan hanya di mimbar atau majelis taklim, tetapi juga di tempat-tempat seperti ini, di mana saya bisa mengabdi dan mendampingi umat dalam setiap langkah penting mereka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alhamdulillah

Perkuat Sinergi, Kemenhaj Gelar Evaluasi dan Pembinaan PPIU-PIHK Menuju Haji & Umrah 2025 yang Berkualitas

  Perkuat Sinergi, Kemenhaj Gelar Evaluasi dan Pembinaan PPIU-PIHK Menuju Haji & Umrah 2025 yang Berkualitas ​ CIANJUR , [Rabu,24/12/20...