Mengawal Langkah Awal Menuju Baitullah
Pada hari Selasa, 16 September 2025, suasana di Kantor Imigrasi Cianjur terasa lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi, 60 calon jemaah haji tahun 2026 yang berasal dari KBIHU Al-Immi mulai berdatangan. Saya, sebagai penyuluh agama Islam, bersama tim Panitia Haji dan Umrah (PHU), hadir untuk mendampingi mereka dalam proses pembuatan paspor.
Bagi sebagian besar jemaah, yang mayoritas sudah berusia lanjut, proses ini terasa asing dan rumit. Tugas kami tidak hanya mengarahkan, tetapi juga menenangkan. Saya melihat seorang bapak yang bingung saat harus mengambil nomor antrean, dan dengan sigap saya membantunya. Tim PHU juga secara aktif memeriksa kelengkapan berkas satu per satu, memastikan tidak ada yang tertinggal.
Di sela-sela waktu menunggu, saya memberikan motivasi singkat. Saya mengingatkan mereka bahwa setiap langkah, sekecil apa pun, adalah bagian dari ibadah. menjadikan ruang tunggu yang tegang menjadi lebih damai dan penuh berkah.
Setelah beberapa jam, seluruh proses pengambilan data dan foto paspor selesai. Raut wajah lega dan penuh syukur terpancar dari para jemaah. "Terima kasih banyak, Pak," ucap seorang ibu sambil menggenggam tangan saya. Momen-momen seperti ini mengingatkan saya bahwa tugas penyuluh agama lebih dari sekadar mengajar, tetapi juga mengawal, mendampingi, dan menjadi bagian dari setiap langkah menuju perjalanan suci mereka.
.jpeg)
.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Alhamdulillah